Hari Kusta Sedunia: Membangun organisasi berdaya dalam jaringan Farhan Indonesia

Di era saat ini, kolaborasi inklusif mutlak diperlukan. Bukan jamannya lagi bertahan pada model organisasi eksklusif yang hanya bergaul dengan sesama organisasi kusta. Bukan jamannya pula bertahan pada model organisasi struktural yang menempatkan komunitas-komunitas lokal sebagai obyek pelayanan dan yang mendudukkan pengurus pusat sebagai subyek penggerak. Melainkan semua elemen organisasi harus mampu menjadi subyek penggerak organisasi.

Penulis merekomendasi pola organisasi Farhan Indonesia yang berfungsi sebagai payung lintas organisasi kusta dan yang fokus pada morbun, hansen, lepra dan lainnya. Sementara anggota-anggota organisasi dari lintas daerah berkedudukan setara sebagai subyek bagi pergerakan advokasi kusta. Selamat hari kusta sedunia 2019. Hapus Stigma, Stop Diskriminasi pada orang yang mengalami kusta!

Baca selengkapnya: http://www.pedulidisabilitas.org/?p=1883

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

WhatsApp chat