Sosialisasi CRPD pasal 21 di Cirebon

Oleh: Ken Kerta, fasilitator Farhan Indonesia

Senang bersama mereka, para peserta pelatihan GPDLI tentang CRPD Pasal 21 tentang kebebasan berpendapat dan berekspresi (1/2) di hotel Amaris, Cirebon. Selain membahas materi peserta berkesempatan luas menuturkan dan berbagi.

Diantaranya kisah dua orang penggiat disabilitas yaitu memposting hal yang menurut mereka suatu persoalan publik. Maunya hanya untuk sharing, namun tak disangka berbuntut didatangi oknum aparatur. Beruntung mereka bisa mensikapi dengan baik.

“Aku cuman memposting soal razia lalu lintas, kok bisa ya setiap hari, padahal di jalan lainnya nggak,” ungkap seorang peserta. Sementara anggota pelatihan lainnya mengungkap postinganya tentang bantuan alat kerja yang layak.

Kebebasan berekspresi dan berpendapat merupakan hak azasinya yang melekat pada setiap diri manusia, demikian saya sebagai fasilitator Farhan Indonesia menanggapi. Pembungkaman terhadap hak berpendapat dan pemasungan terhadap hak berekspresi adalah bentuk penjajahan yang harus dilawan dengan perubahan.

Perubahan dimulai dari diri sendiri, bagaimana membangun komunikasi dengan baik. Komunikasi yang baik ditandai dengan mengertinya lawan komunikasi, ujar saya menguatkan. Dalam komunikasi global forum komunikasi lebih efektif untuk menyampaikan tujuan bersama.

“Dalam menyampaikan pendapat hambatan utama orang yang pernah mengalami kusta atau OYPMK adalah rasa tidak percaya diri karena stigma,” ujar Hermen Hutabaret menambahkan. Cara menghapus stigma adalah mensyukuri semua yang ada pada diri kita. Juga kemandirian, nggak ada alasan untuk minder ketika kehidupan kita tidak bergantung pada orang lain, ujarnya memotivasi.

Ketua Gerakan Peduli Lepra Indonesia, Nuah Perdamenta Tarigan juga menanggapi bahwa keterlibatan disabilitas sudah diakui. Pertama dalam UUD 1945 pasal 28E, CRPD pasal 21 hingga Pasal 19 Deklarasi Universal Hak-hak Asasi Manusia (Universal Declaration of Human Rights) 1948. Jadi jangan pernah takut selama dalam kebenaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

WhatsApp chat