Pelatihan Pembangunan Inklusif di kecamatan Lawang

PPRBM Bhakti Luhur kembali mengadakan pelatihan disabilitas inklusif (13-14/2) di kecamatan Lawang, kabupaten Malang. Dalam pertemuan yang ke-6 ini pusat pemberdayaan masyarakat tersebut mengambil tema pembangunan inklusif disabilitas. Secara apik para fasilitator mengemas pelatihan dalam bentuk diskusi, games dan simulasi, sehingga ekspresif dan menyenangkan.

Pelatihan pembangunan inklusif disabilitas ini diikuti peserta dari perwakilan perangkat desa, Tim Penggerak PKK, pengurus paguyuban keluarga disabilitas Pelita Hati dan perwakilan organisasi disabilitas.

“Adalah cita-cita bersama mewujudkan kecamatan Lawang inklusif dengan jalan melibatkan seluruh elemen,” tutur Wakil Proyek Manajer Program Indepth Rights PPRBM Bhakti Luhur, Theresia Puji Astuti dalam sambutannya.

Indikatornya adalah difabel diterima oleh masyarakat dan saling menerima antara disabilitas dan non disabilitas. Harapannya, pada tahun 2020 nanti pembangunan inklusif disabilitas dapat terwujud. Indikator lainnya, disabilitas memperoleh hak yang sama di segala bidang sebagai implementasi amanah undang-undang RI nomor 8 tahun 2016.

Optimis hal ini akan terwujud dengan segala daya upaya semua pihak bahu-membahu ciptakan Kecamatan Lawang yang inklusif, kata Theresia Puji Astuti bersemangat.

“Yang terpenting dalam upaya ini adalah pendataan penyandang disabilitas di Kecamatan Lawang,” tutur Camat Lawang, Drs. Eko Wahyu Widodo, MSi dalam sambutannya. Data ini sangat penting untuk landasan pembangunan inklusif selanjutnya data juga berguna untuk pengadaan kartu penyandang disabilitas.

Adanya kartu penyandang disabilitas tersebut, tandas Camat bukan bermaksud untuk membedakan akan tetapi penting agar penyandang disabilitas dapat mengakses hanya secara lebih mudah. Harapannya untuk pemberdayaan disabilitas dapat berkoordinasi dengan pemerintah Desa melalui Alokasi Dana Desa, pungkasnya.(Ken)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

WhatsApp chat