Pentingnya Kecepatan Website bagi Social Enterprise

Oleh: Kertaning Tyas*

Kecepatan website saat ini merupakan kebutuhan pokok bagi setiap organisasi baik perusahaan profit maupun organisasi sosial non profit. Website merupakan halaman informasi yang bisa diakses oleh pengguna internet di seluruh dunia. Bagi organisasi yang mengedepankan informasi dan teknologi (IT) kecepatan website mutlak diperlukan. Dalam artikel ini penulis ingin berbagi pengalaman bagaimana na website mendorong kemajuan sebuah organisasi sosial.

Penyandang disabilitas atasi hambatan mobilitas dengan internet

Lingkar sosial Indonesia merupakan sebuah organisasi sosial non profit di Malang yang fokus pada penanganan persoalan penyandang disabilitas. Organisasi ini berbadan hukum dari Kementerian Hukum dan HAM dengan wilayah kerja di seluruh tempat di Indonesia. Salah satu hambatan organisasi ini dalam menjalankan fungsi dan perannya adalah persoalan aksesibilitas dan hambatan mobilitas para anggotanya yang sebagian besar adalah penyandang disabilitas.

Penyandang disabilitas dalam Undang-undang RI Nomor 8 Tahun 2016 disebutkan bahwa seseorang yang mengalami hambatan fisik, sensorik, mental dan intelektual sehingga mengalami hambatan partisipasi dalam pembangunan dan peran aktifnya dalam pergaulan sosial dalam jangka waktu lama. Hambatan partisipasi ini terutama disebabkan oleh minimnya aksesibilitas fasilitas umum dan layanan publik lainnya.

Di Indonesia terdapat istilah lain selain penyandang disabilitas yaitu difabel. Difabel berasal dari akronim bahasa Inggris yaitu different people ability atau orang dengan kemampuan yang berbeda. Istilah ini banyak digunakan oleh para penggiat difabilitas sebagai pembanding istilah penyandang disabilitas yang bagi mereka memberikan makna keterbatasan.

Yang dimaksud aksesibilitas adalah kemudahan penyandang disabilitas dalam mengakses layanan layanan publik seperti kantor pemerintahan, tempat perbelanjaan, pemukiman, tempat wisata dan sebagainya. Kemudahan yang dimaksud meliputi aksesibilitas fisik dan non fisik.

Aksesibilitas fisik misalnya layanan transportasi yang bisa digunakan dengan mudah oleh penyandang disabilitas, adanya ramp atau jalan landai untuk kemudahan pengguna kursi roda memasuki sebuah bangunan gedung, atau guiding block untuk kemudahan tunanetra mengakses jalan atau trotoar.

Sedangkan aksesibilitas nonfisik seperti keramahtamahan petugas, masyarakat yang memiliki empati, serta peraturan atau perundangan yang berpihak pada kepentingan penyandang disabilitas.

Riset Lingkar Sosial Indonesia pada sejumlah fasilitas umum di Malang pada tahun 2016, menunjukkan belum ada satupun fasilitas yang ramah disabilitas dengan standar sebagaimana termuat dalam Permen PU Nomor 30 Tahun 2006 atau Permen PU Nomor 14 Tahun 2017.

Dalam kunjungan lainnya di berbagai kota di Indonesia juga menunjukkan hal yang sama. Artinya pada sebagian besar tempat di Indonesia hak penyandang disabilitas di bidang aksesibilitas belum terpenuhi. Kecuali pada tempat-tempat khusus seperti rumah sakit dan bandara.

Sebagai layaknya sebuah organisasi, kelompok penyandang disabilitas juga memerlukan akses mobilitas dan komunikasi yang cepat. Namun hambatan utamanya adalah aksesibilitas di segala sektor yang belum terpenuhi. Mengatasi hal ini Lingkar Sosial Indonesia mengambil inisiatif internet sebagai solusi mengatasi hambatan tersebut. Salah satunya dengan membangun website yang baik dan berkualitas.

Memilih layanan website yang baik dan berkualitas

Dengan website penyandang disabilitas dalam organisasi Lingkar Sosial Indonesia, kini tak lagi mengalami hambatan mobilitas dan aksesibilitas yang berarti. Karena sebagian dari fungsi mobilitas dan aksesibilitas komunikasi telah diatasi oleh kecanggihan teknologi. Website yang baik dan berkualitas dalam pengalaman organisasi ini adalah website dalam hosting Dewaweb. Kesimpulan ini diambil setelah penulis sebagai founder Lingkar Sosial mencoba beberapa layanan website baik dari provider dalam maupun luar negeri.

Kategori website yang baik dan berkualitas dalam hemat penulis tidaklah rumit. Yang pokok dari sebuah website adalah pertama, tidak sering error atau gangguan, kedua ringan untuk diakses atau cepat, ketiga canggih dan mudah dalam mengoperasikan, keempat mobile friendly dan kelima adalah layanan operator yang ramah dan cepat tanggap.

Yang pertama website tidak sering error. Dalam pengalaman selama sekira setahun ini menggunakan layanan Dewaweb penulis belum pernah mengalami trouble meski dalam notifikasi email terdapat pemberitahuan adanya perawatan website. Namun nampaknya Dewaweb mengambil waktu perawatan pada jam-jam di mana pengguna internet maupun admin website tidak dalam jam sibuk.

Yang kedua website ringan untuk diakses atau cepat. Sejauh ini penulis yang pula sebagai admin website Lingkar Sosial yang menggunakan layanan Dewaweb merasakan kecepatan akses yang stabil sehingga memudahkan pengelolaan website. Kecepatan ini juga memudahkan penulis untuk melakukan sharing-sharing artikel ke media media sosial. Tidak ada hambatan yang berarti termasuk belum pernah adanya komplain atau keluhan dari para pengunjung website dan pembaca setia artikel-artikel di lingkarsosial.org.

Ketiga adalah canggih dan mudah dioperasikan. Canggih tak harus rumit demikian pengalaman penulis selama menggunakan layanan Dewaweb. Dalam pengelolaan website, penulis menggunakan WordPress sebagai platformnya. Ada banyak plugin-plugin canggih yang disediakan oleh WordPress yang bisa diakses dalam Dewaweb secara gratis. Tak ada hambatan yang berarti dalam penggunaan plugin ini. Tinggal klik install kemudian masuk dalam pengelolaan pengaturan atau setting.

Selanjutnya yang keempat adalah mobile friendly atau sangat mudah diakses oleh handphone. Dalam hal ini penulis tidak mengupas bagaimana teknis Dewaweb menyajikan tampilan website yang bisa diakses dengan cepat dan mudah oleh handphone. Melainkan pengalaman penulis dan pengguna website yang sebagian besar diakses melalui smartphone.

Tentu saja hal ini sangat menguntungkan pengelola website. Bahkan yang menarik dari mobile friendly bahwa penulis selama ini lebih banyak mengelola website dalam layanan Dewaweb melalui handphone. Dengan demikian penulis dapat mengelola website, mengunggah tulisan atau gambar dan sebagainya di setiap tempat secara fleksibel tanpa harus membuka laptop.

Terakhir provider website yang baik adalah layanan operator yang ramah dan cepat tanggap. Pengalaman penulis di awal menggunakan Dewaweb merasa akan banyak bertanya dengan customer service. Apalagi penulis termasuk awam dalam penggunaan kode kode HTML pada website. Ketika banyak bertanya dikhawatirkan akan tidak menyenangkan.

Namun selanjutnya, tak ada yang tak harmoni selagi masing-masing pihak yaitu admin website dan operator provider saling menghargai dan menggunakan bahasa yang baik. Terlebih provider ini melayani penggunanya 1 x 24 jam perhari. Sehingga layanan konsultasi dan penanganan persoalan tepat dan efektif. Dari berbagai pengalaman ini penulis merekomendasi dewaweb sebagai layanan hosting terbaik.

Dampak positif bagi perkembangan Social Enterprise

Pada era ini trend perusahaan tak lagi berkutat pada persoalan keuntungan melainkan juga berorientasi pada dampak lingkungan. Contoh mudahnya seperti dilakukan oleh Dewaweb yang menyediakan layanan hosting gratis pada organisasi non profit. Dan hal inilah yang akhirnya dimanfaatkan oleh Lingkar Sosial Indonesia dalam menyebarluaskan informasi terkait disabilitas.

Bahkan terdapat pula perusahaan yang dibangun dengan basis sosial, artinya perusahaan tersebut sengaja dibangun untuk memberikan dampak sosial namun tanpa mengesampingkan unsur-unsur bisnis agar tetap mampu menghidupi organisasi dan operasionalnya. Untuk kemudian organisasi semacam ini disebut sebagai social enterprise. Perusahaan yang menjaga keseimbangan manfaat terhadap dampak lingkungan penting untuk mendapatkan dukungan.

Lebih khusus lagi social enterprise yang dilakukan oleh organisasi penyandang disabilitas seperti Lingkar Sosial Indonesia menyebut dirinya sebagai Difable Enterprise atau perusahaan berbasis organisasi penyandang disabilitas. Kegiatan sosial berdampak bisnis atau bisnis berdampak sosial ini dikemas oleh Lingkar Sosial dalam kelompok kerja wirausaha difabel.

Seperti halnya perusahaan-perusahaan lainnya pokja wirausaha Lingkar Sosial memerlukan akses komunikasi yang cepat. Tanpa itu para penyandang disabilitas yang tergabung dalam Lingkar Sosial yang dalam kesehariannya telah sarat dengan hambatan hambatan mobilitas dan komunikasi akan semakin mengalami kesulitan. Namun dengan adanya sarana dan prasarana komunikasi yang canggih persoalan akses komunikasi tersebut dapat diatasi.

Sarana komunikasi yang canggih tersebut adalah website Lingkar Sosial dalam layanan provider Dewaweb. Dalam laman tersebut Lingkar Sosial Indonesia memposting segala macam bentuk kegiatan. Organisasi ini memberikan informasi-informasi tentang disabilitas dan inklusi serta terkait dengan pengembangan ekonomi atau difable enterprise adalah membuat halaman khusus yang mempromosikan produk-produk karya penyandang disabilitas.

Penyandang disabilitas yang tergabung dalam Pokja wirausaha difabel Lingkar Sosial dengan adanya website tersebut kini tak perlu lagi kesulitan mempromosikan produk-produknya. Difabel tak lagi kesulitan menggunakan kendaraan umum untuk ke pasar atau berjalan dari rumah ke rumah melainkan cukup memajang foto dengan rincian produk dan harga lalu klik share ke media sosial.

Dengan adanya kemudahan ini difabel anggota Pokja wirausaha bukan hanya mampu mempromosikan produknya dengan mudah melainkan dalam sisi pencitraan mampu mengubah paradigma masyarakat yang semula memandang difabel dari sisi ketidakmampuan ini mengarah kepada kemandirian ekonomi.

Pokja wirausaha Lingkar Sosial sebagai sosial enterprise akan terus maju dan berkembang. Bahkan kesejahteraan ekonomi anggotanya dirasa meningkat karena naiknya produktivitas. Website yang cepat mudah diakses dan mobil friendly ini dirasa sangat mendukung dan memberikan kontribusi positif pada perkembangan kelompok penyandang disabilitas ini.

Lingkar Sosial sebagai organisasi yang belum lama berdiri yaitu pada tahun 2014 berkat teknologi dan informasi yang baik kini menjadi salah satu organisasi penyandang disabilitas yang terdepan di Malang Raya. Indikatornya adalah kemandirian ekonomi dan popularitas. Kemandirian ekonomi nampak dari terpenuhinya kebutuhan operasional organisasi secara mandiri. Sedangkan popularitas, Lingkar Sosial Indonesia adalah kelompok muda yang berjaring nasional dan internasional.

* penulis adalah pendiri Lingkar Sosial Indonesia sekaligus salah satu admin lingkarsosial.org

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

WhatsApp chat