Pers Rilis Penetapan Sekretaris Jenderal Federasi Reintegrasi Hansen Indonesia dan Perwakilan di Jawa Timur

Selamat dan sukses atas Penetapan Sekjen FARHAN – Federasi Reintegrasi Hansen Indonesia dan Perwakilan di Jawa Timur. Ditetapkan dalam pertemuan Surabaya, 8-10 Maret 2019, Ken Kerta sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) dan Ahmad Zainuddin sebagai Perwakilan Jawa Timur.

Pertemuan dihadiri oleh Pendiri Gerakan Disabilitas dan Lepra Indonesia, Nuah Perdamenta Tarigan, Ketua Umum Federasi Reintegrasi Hansen Indonesia, Herman Hutabarat, Direktur Lingkar Sosial Indonesia, Kertaning Tyas dan direktur Lembaga Advokasi Kusta dan Disabilitas Indonesia, Ahmad Zainuddin.

Terpilihnya Ken Kerta sebagai Sekretaris Jenderal menggantikan pengurus sebelumnya yang mengundurkan diri yaitu Binti Chofifah. Sedangkan penetapan Ahmad Zainudin sebagai perwakilan Farhan Indonesia di Jawa Timur untuk memenuhi kebutuhan pengembangan organisasi.

Ken Kerta, adalah Direktur Lingkar Sosial Indonesia (LINKSOS) sejak 2014 hingga sekarang. Pria asal Malang ini sekaligus pendiri Forum Malang Inkusi (2016) dan pendiri Forum Jatim Inklusi (2019). Pemilik nama asli Kertaning Tyas ini juga seorang jurnalis yang fokus menulis isu disabilitas dan kusta sejak tahun 2010.

Ahmad Zainuddin, adalah Direktur Lembaga Advokasi KUSTA dan Disabilitas Indonesia (LAKSI), sejak tahun 2016 hingga sampai sekarang. Pria dengan latar belakang pendidik ini juga aktif di Divisi Analisa Lembaga Analisa dan Kebijakan Publik (ELKAP) dari tahun 2015 sampai sekarang. Ahmad Zainudin adalah satu inisiator berdirinya Perhimpunan Mandiri Kusta (PerMaTa) Indonesia. Sekaligus mantan Presiden PerMaTa, periode 2007-2012.

Federasi Reintegrasi Hansen (Farhan) Indonesia merupakan payung organisasi pergerakan komunitas-komunitas kusta di Indonesia. Berdiri pada tahun 2015 atas inisiasi Gerakan Peduli Disabilitas dan Lepra Indonesia (GPDLI) dan diakomodir oleh Komnas HAM dan Pemerintah Republik Indonesia.

Info selengkapnya: http://www.pedulidisabilitas.org/?p=2050

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

WhatsApp chat