Asosiasi Pengusaha Difabel Indonesia

Asosiasi Pengusaha Difabel Indonesia (APDI) hari ini Rabu, 15 Mei 2019 dibentuk di Malang. Perkumpulan profesi ini lahir atas kesadaran masyarakat untuk menanggulangi persoalan pengangguran dalam masyarakat penyandang disabilitas dan orang yang pernah mengalami kusta (OYMPK).

Harapannya dengan berkumpulnya pengusaha dalam satu wadah asosiasi, mereka akan saling dapat bertukar informasi tentang peluang bisnis, kewirausahaan serta sharing job sehingga dapat membantu pengusaha lainnya yang sedang merintis maupun rekan-rekan difabel yang belum bekerja atau membutuhkan pengembangan jaringan wirausaha.

Asosiasi Pengusaha Difabel Indonesia terbentuk secara mufakat dalam acara Pertemuan Pengusaha Difabel dan OYPMK se- kabupaten Malang yang difasilitasi oleh Lingkar Sosial Indonesia, bertempat di Warung Zam-zam, kecamatan Gondang Legi. Hadir dalam pertemuan selain para pengusaha difabel dari berbagai ragam bisnis juga perwakilan aktivis organisasi difabel dari Forum Malang Inklusi, HWDI, OPD Malang dan DMI.

Kegiatan ini atas kerjasama until No Leprosy Remains (NLR) melalui program Inklusi dan Disabilitas untuk dampak menurunnya angka pengangguran disabilitas dan OYPMK di kabupaten Malang.

Info lebih lanjut, kontak: Ken Kerta di 085764639993

 

WhatsApp chat