Pokja Baru di Sumenep

Di setiap tempat dipastikan difabel memiliki potensi yang bisa dikembangkan. Yang membedakan pada setiap tempat adalah kemampuan mengorganisir dan mengadvokasi kelompok agar memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses hak-hak sebagai warga negara. Untuk itu Lingkar Sosial Indonesia dan PPDI Sumenep, bersama para pendamping Kementrian Sosial RI dari wilayah Malang dan Sumenep berkolaborasi untuk mengorganisir masyarakat melalui pengembangan kelompok kerja (pokja) wirausaha.

“Harapannya akan ada pelatihan berikutnya dari Lingkar Sosial,” ujar Ketua PPDI Sumenep, Suharti Ningsih (25/7). Kami juga ingin terdapat kerjasama berkelanjutan antara difabel Sumenep dan Malang, utamanya dalam bentuk pelatihan-pelatihan.

Dalam kesempatan yang sama, pendamping Kementrian Sosial RI wilayah Sumenep, Ratna Ekayanti, S Pd menyatakan dukungannya secara penuh. “Sebagai pendamping saya berharap penyandang disabilitas di Sumenep akan setara dalam peningkatan SDM dengan masyarakat lainnya,’ tuturnya. dan disini kami melihat Lingkar Sosial Indonesia berpotensi menjadi partner utamanya untuk pelatihan-pelatihan.

Semangat tetran, terimakasih atas apresiasi kalian!

WhatsApp chat